FALSAFAH DOA

FALSAFAH DOA

Seorang bayi yang menangis dn menjerit dalam keadaan lapar akan membangkitkan gejolak di dalam susu sang ibu. Anak bayi tidask mengena apa itu doa. Namun mengapa rintihannya itu dapat menaruk air susu ibu? Semua orang berpengalaman dalam hal ini. Bahkan kadang-kadang sang ibu tidak merasakan adanya air susu, tetapi tiba-tiba saja air susu itu tertarik keluar oleh rintihan tangis bayi.

Nah apakan rintihan kita di hadapan Allah taala tidak dapat menarik apa-apa sedikitpun? Dapat, bahkan dapat menarik segalanya! Namun orang-orang yang buta rohaninya yand duduk sebagai ahli pikir dan logika tidak akan dapat melihatnya.

Sebenrnya hal ini udah untuk dimengerti apabila kita memahami falsafah yang terkandung di dalam hubungan antara seorang ibu dengan bayinya.

Sifat Rahim -Kasih sayang- mengisyaratkan bahwa rasa kasih sayang itu timbul setelah diminta. Oleh karena itu teruslah minta dan kalian akan memperolehnya. Ud’uunii astajiblakum (berdoalah maka akan Aku kabulkan) bukanlah suatu omong kosong. Bahkan hal ini merupakan suatu kelaziman di dalam fitrat manusia. Meminta adalah sifat Allah taala.

Barangsiapa yang tidak memahami dan tidak mengakui hal ini, orang itu adalah dusta. Permisalan seorang bayi yang saya ungkapkan tadi cukup jelas untuk menerangkan falsafah doa.

Seorang bayi yang menangis dn menjerit dalam keada

~ by Chanifanch on April 14, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: